Tembilahan, Media Inhil.Co - Kabupaten Indragiri Hilir ( Inhil) dikenal dengan julukan negeri seribu parit. Sudah dari asalnya ada banyak ...
Tembilahan, Media Inhil.Co - Kabupaten Indragiri Hilir ( Inhil) dikenal dengan julukan negeri seribu parit. Sudah dari asalnya ada banyak pait di negeri ini sesuai dengan karakteristik daerah dan mata pencarian masyarakat. Oleh karena banyak parit secara otomatis untuk menghubungkan ke daratan diperlukan jembatan.
Di desa-desa kerap kita temui jembatan penghubung yang dibuat warga hanya ala kadarnya. Terbuat dari pohon kelapa atau pohon pinang. Aman dan mengedepankan aspek keselamatan kah itu, jauh sama sekali. Yang penting bagi warga bisa melintas sebagai akses isolasi.
Keadaan tersebut kini perlahan-lahan telah menghilang. Jembatan yang dulu terbuat dari kayu seadanya bagai disulap kini telah berubah menjadi jembatan beton yang permanen. Ya, pemerintah menyulapnya lewat program Desa Maju Inhil Jaya.
Kepala Badan Pemberdayaan Masyarakat dan Pemerintahan Desa ( BPMPD) Inhil, H Yulizal MM menerangkan sepanjang tahun 2014-2015 sudah pemerintah sudah berhasil membangun sebanyak 228 jembatan beton yang permanen diberbagai desa.
Dengan total anggaran Rp16.695.866.506. Program DMIJ menjadi kegembiraan tersendiri bagi masyarakat desa. Ada pengamatan yang dilakukan bahkan ada desa yang memiliki belasan parit kini sudah terhubung semua dengan jembatan yang dibangun melalui program DMIJ.
"Kita memberikan apresiasi, kepada aparatur pemerintah desa yang menjalankan program ini dengan baik sepenuh hati. Bagi yang belum maksimal kami minta untuk ditingkatkan. Disamping akan ada pembinaan yang kami lakukan," ungkap Yulizal.
Dia berharap infrastruktur pokok yang menjadi kebutuhan masyarakat dapat terpenuhi dengan program yang dijalankan Pemkab Inhil itu. Program DMIJ yang dipelopori Bupati Inhil HM Wardan MP, Wakil Bupati H.Rosman Malomo, terimspirasi dari berbagai program kemudian dirumuskan. Jadilah program DMIJ.
Di tahun 2014 jembatan beton 117 unit berhasil dibangun dengan total anggaran Rp 6.966.800.573.Tahun 2015 111 unit jembatan berhasil dibangun dengan total dana anggaran Rp 9.729.065.933.(sya)