Tembilahan, Media Inhil.Co- Badan Pemberdayaan Masyarakat dan Pemerintahan Desa ( BPMPD) Inhil dari beberpa bulan yang lalu sudah memberi...
Tembilahan, Media Inhil.Co- Badan Pemberdayaan Masyarakat dan Pemerintahan Desa ( BPMPD) Inhil dari beberpa bulan yang lalu sudah memberikan peringatan kepada pihak desa agar menyiapkan segera anggaran pendapatan dan belanja desa (APBdesa).
Namun tampaknya apa yang diintruksikan itu tidak disambut dengan baik oleh aparatur desa-desa yang ada di Inhil.
Entah karena kurang mengerti atau alasan apa. Yang jelas itu sudah disampaikan dari jauh hari," kata Kepala BPMPD Inhil H Yulizal S. Sos MM, kepada Media Inhil.Co, kemarin.
Akibat dari terlambatnya pengerjaan APBdesa dan bahkan ada desa yang mungkin belum menyiapkannya sampai saat ini membuat pencairan dana pembangunan dan honor aparatur desa menjadi terkendala.
"Pemerintah tidak bisa mencairkan dana untuk desa jika mereka tidak siap APBdesa. Sampai pada proses verifikasinya selesai," kata Yulizal.
Demi mempercepat perbaikan dari APBdesa yang diverfikikasi itu Yulizal meminta peranan dari pendamping desa dan fasilitator desa untuk ikut serta berperan akitf membantu kepala desa dalam pengerjaan, perbaikan APBdesa yang masih belum selesai.
"Ada yang sudah selesai namun salah ketika diverfikikasi. Jika demikian maka harus dilakukan perbaikan. Kami minta pendamping desa dan fasilitator berperan aktif dalam proses ini," sebutnya.
Jika proses selesai secara administrasi maka desa dapat dengan segera mencairkan dana dan memulai pembangunan ditingkat desa. "Pada dasarnya kami ingin desa-desa bisa segera melakukan pencairan dana supaya pembangunan bisa segera berjalan dinegeri seribu parit ini," pungkasnya.(san)