Tembilahan, Media Inhil.Co - Ingin tampil cantik dan menarik tentunya menjadi idaman bagi setiap orang. Tak hanya bagi wanita saja, pri...
Tembilahan, Media Inhil.Co - Ingin tampil cantik dan menarik tentunya menjadi idaman bagi setiap orang. Tak hanya bagi wanita saja, pria zaman sekarang pun banyak yang memoleskan penampilannya dengan berbagai make-up.
Namun tahukah anda tidak semua make-up yang anda gunakan terbuat dari bahan kosmetik yang aman.
Bagi anda warga Tembilahan dan sekitarnya patut waspada. Pasalnya Balai Besar Pengawas Obat dan Makanan Provinsi Riau saat melakukan sidak ke Indragiri Hilir, mengamankan sejumlah kosmetik yang menyalahi ketentuan.
Tak tangung-tanggung bahkan jumlah kosmetik yang diduga ilegal ditemukan kemudian dilakukan penyitaan senilai Rp 1 miliar. Jumlah yang pantastis. Kosmetik tersebut diamakan tentu saja ada beberapa faktor salah satunya tidak terdaftar di BPOM dan beredar.
Dari sekian banyak daftar kosmetik berbahaya mungkin salah satunya ada produk kosmetik yang sehari-hari digunakan. Jika benar adanya maka sesegera mungkin penggunaan dan pemakaian tersebut harus dihentikan untuk menghindari dampak yang lebih besar terhadap kesehatan dan kecantikan kulit.
Produk yang dicurigai memiliki bahan berbahaya merupakan produk krim pemutih yang biasa digunakan untuk memutihkan badan dan wajah.
Sebagian besar produk yang disebut BPOM sebagai produk kosmetik bermasalah ternyata sudah positif mengandung mercury juga hidroqinon dimana kedua kandungan tersebut amat berbahaya bagi kesehatan yaitu bisa menimbulkan ruam, gatal hingga terjadinya kanker bagi yang menggunakan atau terkena kandungan tersebut
"Kosmetik penjualnya sudah kami tangkap, saat ini masih dalam pemberkasan," kata Kepala Bidang Pengawasan dan Penyidikan BBPOM Provinsi Riau Adrizal, Jum’at ( 16/6/2016).
Diakui Adrizal sekarang masih beredar di kaki 5 dan menjadi catatan penting bagi pihaknya kedepan. Dengan ditangkap pelaku usaha utama dia mengharapkan bisa menekan penjualan ditempat-tempat lain terhadap kosmetik yang melanggar aturan. (san)
Namun tahukah anda tidak semua make-up yang anda gunakan terbuat dari bahan kosmetik yang aman.
Bagi anda warga Tembilahan dan sekitarnya patut waspada. Pasalnya Balai Besar Pengawas Obat dan Makanan Provinsi Riau saat melakukan sidak ke Indragiri Hilir, mengamankan sejumlah kosmetik yang menyalahi ketentuan.
Tak tangung-tanggung bahkan jumlah kosmetik yang diduga ilegal ditemukan kemudian dilakukan penyitaan senilai Rp 1 miliar. Jumlah yang pantastis. Kosmetik tersebut diamakan tentu saja ada beberapa faktor salah satunya tidak terdaftar di BPOM dan beredar.
Dari sekian banyak daftar kosmetik berbahaya mungkin salah satunya ada produk kosmetik yang sehari-hari digunakan. Jika benar adanya maka sesegera mungkin penggunaan dan pemakaian tersebut harus dihentikan untuk menghindari dampak yang lebih besar terhadap kesehatan dan kecantikan kulit.
Produk yang dicurigai memiliki bahan berbahaya merupakan produk krim pemutih yang biasa digunakan untuk memutihkan badan dan wajah.
Sebagian besar produk yang disebut BPOM sebagai produk kosmetik bermasalah ternyata sudah positif mengandung mercury juga hidroqinon dimana kedua kandungan tersebut amat berbahaya bagi kesehatan yaitu bisa menimbulkan ruam, gatal hingga terjadinya kanker bagi yang menggunakan atau terkena kandungan tersebut
"Kosmetik penjualnya sudah kami tangkap, saat ini masih dalam pemberkasan," kata Kepala Bidang Pengawasan dan Penyidikan BBPOM Provinsi Riau Adrizal, Jum’at ( 16/6/2016).
Diakui Adrizal sekarang masih beredar di kaki 5 dan menjadi catatan penting bagi pihaknya kedepan. Dengan ditangkap pelaku usaha utama dia mengharapkan bisa menekan penjualan ditempat-tempat lain terhadap kosmetik yang melanggar aturan. (san)
