Tembilahan, Media Inhil.Co - Di kebanyakan daerah rumah makan yang buka disiang hari pada saat bulan Ramadhan akan ditutup secara paksa ol...
Tembilahan, Media Inhil.Co - Di kebanyakan daerah rumah makan yang buka disiang hari pada saat bulan Ramadhan akan ditutup secara paksa oleh petugas polisi satuan pamong praja (Satpol-PP ). Rumah makan diminta tidak buka pada saat siang Ramadhan untuk menghargai umat muslim yang sedang menjalankan ibadah.
Berbeda dengan di Tembilahan, sebagian rumah makan masih tetap buka pada siang hari Ramadhan namun dengna kondisi yang tertutup. Rumah makan tersebut masih tetap dibiarkan buka dengan fungsi sosial.
"Di pasar itu kan masih ada sebagian yang tidak berbpuasa karena pekerjaannya. Seperti buruh, tukang gerobak dan pekerja kasar lainnya. Jadi kita mengingat fungsi itu sebagian masih tetap dibiarkan buka dengan keadaan yang tertutup," kata Kepala Satuan Polisi Pamong Praja Inhil TM Syaifullah, kemarin.
Sedangkan untuk tempat hiburan malam Satpol-PP secara langsung melakukan razia dengan melakukan penutupan secara paksa bagi tempat hiburan yang masih buka. "Tempat hiburan yang kedapaatan buka kita tutup secara paksa. Kita minta untuk tidak buka selama bulan Ramadhan ini," terangnya.
Sebelumnya Satpol-PP sudah memberikan surat edaran bagi tempat hiburan malam agar tidak buka pada bulan Ramadhan. Selain itu, lokasi-lokasi penginapan dan wisma yang diduga kerap dijadikan tempat mesum bagi pasangan yang bukan sah tidak luput dari razia Satpol-PP.
"Kita akan lakukan razia itu. Mengenai waktunya belum bisa disebutkan karena sifatnya dadakan dan untuk memberikan efek jera," papat TM Syaifullah.(sah)
Berbeda dengan di Tembilahan, sebagian rumah makan masih tetap buka pada siang hari Ramadhan namun dengna kondisi yang tertutup. Rumah makan tersebut masih tetap dibiarkan buka dengan fungsi sosial.
"Di pasar itu kan masih ada sebagian yang tidak berbpuasa karena pekerjaannya. Seperti buruh, tukang gerobak dan pekerja kasar lainnya. Jadi kita mengingat fungsi itu sebagian masih tetap dibiarkan buka dengan keadaan yang tertutup," kata Kepala Satuan Polisi Pamong Praja Inhil TM Syaifullah, kemarin.
Sedangkan untuk tempat hiburan malam Satpol-PP secara langsung melakukan razia dengan melakukan penutupan secara paksa bagi tempat hiburan yang masih buka. "Tempat hiburan yang kedapaatan buka kita tutup secara paksa. Kita minta untuk tidak buka selama bulan Ramadhan ini," terangnya.
Sebelumnya Satpol-PP sudah memberikan surat edaran bagi tempat hiburan malam agar tidak buka pada bulan Ramadhan. Selain itu, lokasi-lokasi penginapan dan wisma yang diduga kerap dijadikan tempat mesum bagi pasangan yang bukan sah tidak luput dari razia Satpol-PP.
"Kita akan lakukan razia itu. Mengenai waktunya belum bisa disebutkan karena sifatnya dadakan dan untuk memberikan efek jera," papat TM Syaifullah.(sah)
