Tembilahan, Media Inhil.Co - Stok ayam dan daging sapi di Inhil masih tergolong aman. Pemenuhan komiditi tersebut selain didatangkan dari...
Tembilahan, Media Inhil.Co - Stok ayam dan daging sapi di Inhil masih tergolong aman. Pemenuhan komiditi tersebut selain didatangkan dari luar daerah disamping itu ada pula ternak masyarakat lokal yang memasok akan kebutuhan ayam dan daging sapi di Inhil.
"Tidak ada masalah, untuk stok ayam relatif aman setiap harinya masuk ke Inhil sekitar 15 ton," kata Kepala Dinas Tanaman Pangan, Holtikultura dan Peternakan, Inhil Kuswari melalui Sekretaris Sudinoto, akhir pekan kemarin.
Memenuhi akan kebutuhan daging ayam di Inhil tergolong tinggi oleh karena itu daging ayam didatangkan dari berbagai daerah seperti Kampar, Pelalawan dan Pekanbaru. Sementara Perternakan yang dilakukan masyarakat lokal masih sedikit jumlahnya.
"Mengenai harga masih relatif, tergantung dari banyaknya permintaan dan biaya produksi yang dikeluarkan. Biasanya jika permintaan meningkat dan stok sedikit maka akan terjadi hukum pasar lonjakan harga," terangnya.
Sedangkan untuk konsumsi daging sapi di Inhil, mantan Camat Tembilahan itu menjelaskan rata-rata dilakukan pemotongan sapi 7 ekor perhari. Dengan rincian Tembilahan 3, Reteh 1, Guntung 1, Kuala Enok 1, Keritang 1.
Sebelum dilakukan pemotongan sapi-sapi tersebut diperiksa terlebih dahulu."Namanya pemeriksaan antimortem, ada pegugas yang melakukannya. Sebelum pemotongan sapi harus dipastikan sehat dari bebeas dari penyakit menular kepada manusia," paparnya.
Sebelum dilakukan pemotongan sapi terlebih dahulu harus dipastikan 'ASUH' dalam artian Aman tidak mengandung bibit penyakit. Sehat, bergizi mengandung gizi yang dibutuhkan. Utuh, tidak dicampur dengan selain sapi, dicampur dengan tikus dan sebagainya. Halal, pemotongan dilakukan berdasarkan syariat Islam.(sya)
