Rasulullah bersabda :”Sebaik-baik lauk adalah garam” (Al-Baihaqi). sangat bertentangan dengan dunia medis saat ini yg mengatakan bahwa m...
Rasulullah bersabda :”Sebaik-baik lauk adalah garam” (Al-Baihaqi). sangat bertentangan dengan dunia medis saat ini yg mengatakan bahwa makan garam bisa menyebabkan berbagai penyakit seperti darah tinggi, dehidrasi, keropos tulang dan penyakit empedu, namun hal itu tidak akan terjadi jika Anda mengetahui cara mengkonsumsi garam secara benar.
Jadi sesuai hadist diatas yg menyatakan Garam bukanlah penyebab penyakit, tapi malah obat yg paling mujarab seandainya digunakan dengan cara yg betul.
Kuncinya adalah GARAM TIDAK BOLEH DIMASAK! Kesalahan kita (kebanyakan orang Indonesia) ialah kita memasak garam yaitu memasukkan garam ke dalam masakan ketika masakan sedang MENDIDIH/PANAS. Hal tersebut akan menyebabkan garam menjadi racun/toksik…
Jika garam dimasak dengan cara di atas, garam akan menyebabkannya ber-asid dan membahayakan kesehatan serta mengundang pelbagai penyakit, selain itu kandungan yodium pada garam juga akan hilang.
Cara yang betul penggunaan garam :
1. Masaklah makanan hingga selesai. Contohnya: sayur – masukkan garam dalam masakan apabila airnya sudah berangsur hangat.
2. Masak makanan tanpa garam! Selagi makan, sediakan semangkuk garam dan taburkan di atas makanan yg ingin dimakan sesuai selera masing2.
Garam adalah mineral bagi tubuh, “Banyak amalan yg dilakukan oleh para Salafussoleh ialah dengan mengambil garam sebelum memulai makan” Garam digunakan sebagai pembuka makan dengan mengambilnya dengan ujung jari dan dimasukkan ke mulut.
GARAM ADALAH MINERAL!!
Kelebihannya antara lain ialah: mengobati lebih dari 70 penyakit, serta tidak akan mengalami keadaan mati mendadak.
Silakan sebarkan, sekiranya anda ingin orang-orang yg anda cintai menjadi sehat.
Berbagai penyakit yg disinyalir timbul akibat garam seperti gejala jantung dan tekanan darah tinggi adalah akibat dari penggunaan garam yg salah. Semoga brmnfaat.
